Review Film - Tilik (2018)

Source : ipuly.com

Kali ini saya akan memberikan review film pendek TILIK yang berhasil memenangkan Piala Maya untuk kategori Film Cerita Pendek Terpilih di tahun 2018. Tak disangka-sangka, film ini menjadi viral di dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 2020. Dunia maya heboh dengan salah satu film karya Wahyu Agung Prasetyo. Banyak yang membicarakan film ini karena peran Bu Tedjo yang sangat-sangat natural dan menjiwai sosok ibu tukang ghibah di dunia nyata.

Sinopsis

Film ini mengisahkan rombongan ibu-ibu yang dalam perjalanan menjenguk Bu Lurah di Rumah sakit dengan alat transportasi truk. Berdiri sekitar 10 ibu-ibu dalam bak truk, tampak Bu Tejo yang paling asik membicarakan seorang gadis bernama Dian si kembang desa di lingkungannya. Gosip si Dian kembang desa yang sering menggoda para suami ibu-ibu di desa, santer diperbincangkan oleh Bu Tejo dan ibu-ibu lain. Seperti perdebatan serius, ada yang setuju dan ada yang tidak dengan statement Bu Tejo. Salah satu yang tidak setuju adalah Yu Ning, beberapa kali Yu Ning mencoba mengingatkan Bu Tejo untuk menjaga ucapannya. 

Selama perjalanan menuju rumah sakit, Yu Ning dan Bu Tejo saling bertengkar mempertahankan pendapatnya. Tak hanya gemar membicarakan orang, Bu Tejo adalah orang yang suka pamer harta. Hal itu terlihat dari banyaknya perhiasan yang digunakan Bu Tejo dan juga ketika truk sedang berhenti, saat itu Bu Tejo memberikan uang kepada Gotrek (Supir Truk) agar supaya Gotrek mau membantu mensukseskan suami Bu Tejo sebagai bakal calon lurah baru, hal seperti itu dilakukan Bu Tejo dihadapan Yu Ning. 

Setelah sampai di rumah sakit, rombongan ibu-ibu dihampiri oleh Fikri (anak Bu Lurah) dan Dian yang yang menjadi bahan ghibah Bu Tedjo selama perjalanan menuju rumah sakit. Saat itu Fikri mengabarkan bahwa Ibunya tidak bisa dijenguk karena masih berada di ICU. Hal itu sontak membuat ibu-ibu sedikit kecewa karena perjalanan tilik (menjenguk) kali ini banyak melewati rintangan, kecuali Yu Ning yang merasa bersalah. Untuk mengobati rasa kecewa, Bu Tedjo mencoba mengalihkan perhatian ibu-ibu dengan mengajak pergi ke Pasar Gedhe.

Akhir cerita dari film ini menimbulkan perdebatan bagi setiap penontonnya, karena adegan serta percakapan Dian dengan laki-laki yang lebih tua darinya pada saat di mobil.

Banyak sekali yang dapat kita ambil hikmahdari film pendek tersebut dari mulai menerima berita yang terpercaya dan masih banyak lagi. 

Itulah sinopsis film TILIK yang dapat saya sampaikan di artikel ini, semoga bermanfaat untuk teman semua. Bagi kalian yang belum menonton film ini, sempatlah waktu untuk menonton karena anda akan terngiang-ngiang dengan kata kata Bu Tedjo “Dadi uwong ki sing solutif!”

Nonton Film

Bagi kalian yang penasaran filmnya bagaimana langsung saja bisa kalian tonton dengan video dibawah ini.